Skip to main content

Falsafah Hidup Manusia

Suatu hari aku dan ayah berjalan melewati depan hotel bintang lima, mereka beruda melihat sebuah mobil mewah impor. Aku berkata pada ayah: “Orang yang naik mobil seperti ini pasti bukan orang yang terpelajar, terlalu memboroskan uang hanya untuk membeli mobil seperti ini.” Ayah terdiam sebentar, kemudian dengan bijaknya ayah berkata pada saya: “orang yang berkata seperti demikian pasti bukan orang yang punya duit.”

(Falsafah Hidup: Sesungguhnya apa pandangan kita terhadap hal-hal yang terjadi disekitar kita itu mencerminkan apa isi hati kita.)

Setelah makan malam, ibu dan kakak mencuci piring bersama di dapur, sementara itu ayah, aku dan adik menonton TV di ruang tamu. Tiba-tiba terdengar suara piring pecah. Hening sejenak. Adik lalu memandang ayah dan berkata: “Pasti mama yang memecahkan piring!” “Bagaimana kamu tahu kalau mama yang memecahkan piring?” tanya ayah. “Mama tidak marah-marah seperti biasanya.” jawab adik.

(Falsafah Hidup: Seperti kata peribahasa “Semut di seberang lautan masih terlihat jelas; gajah di depan mata malah tak terlihat jelas.” Demikian juga dengan kita, seringkali kita menentukan standard yang terlalu tinggi untuk orang lain, tapi terhadap diri sendiri kita selalu bersikap lembek. Dalam kasus di atas, seperti mama yang mungkin selalu marah-marah pada anaknya jika mereka berbuat salah, tapi ketika dirinya sendiri yang berbuat salah, diam-diam aja, seolah tidak terjadi apa-apa.)

Ada dua orang wisatawan Taiwan yang berlibur Semenanjung Izu, Jepang. Kondisi jalan di Semenanjung Izu sangat buruk, berlobang di sana sini.

Wisatawan yang pertama mendapati pemandu wisata terus menerus minta maaf pada para wisatawan atas kondisi jalan yang demikian buruk. Dia merasa sangat tidak puas dengan perjalanannya ke Semenanjung Izu.

Sementara itu wisatawan yang satunya lagi malah sangat menikmati perjalanannya ke Semenanjung Izu. Hal ini dikarenakan ketika melewati jalan yang rusak tersebut, sang pemandu wisata berkata pada para wisatawan: “tuan-tuan, nyonya-nyonya sekalian, jalan yang kita tempuh sekarang adalah Lesung Izu yang terkenal itu. Mari kita sama-sama menikmati perjalanan ini.”

(Falsafah Hidup: Meskipun dalam situasai yang sama, tetapi sering kali orang-orang memiliki sikap yang berbeda dalam menghadapinya. Bagaimana cara kita berpikir adalah sesuatu yang sangat luar biasa, jika kita memikirkan yang buruk, maka kita pun akan mengalami kondisi yang buruk, demikian juga kita kita bisa berpikiran positif, akan selalu ada solusi untuk setiap masalah yang kita hadapi. So, mari kita semua berpikiran positif!)

Ada dua orang anak yang bersekolah di sekolah yang berbeda. Mereka sama-sama bercita-cita ingin menjadi badut pelawak. Suatu hari di sekolah ketika pelajaran Bahasa Indonesia, guru bertanya tentang cita-cita mereka.

Ketika anak pertama yang bersekoah di sekolah A mengatakan bahwa dia ingin menjadi seorang badut pelawak, gurunya berkata: “Anak yang sungguh tidak punya ambisi dan cita-cita yang bagus. Bagaimana mungkin kamu bisa sukses dalam hidup jika cita-cita kamu hanya menjadi seorang badut? Lebih baik ga usah sekolah saja.”

Sementara itu anak yang satunya lagi di sekolah yang lain ketika mengatakan bahwa dia ingin menjadi seorang badut pelawak, gurunya berkata: “ Cita-cita yang bagus! Jadilah seorang pelawak yang sukses, dan bawalah tawa kebahagiaan kepada semua orang di dunia.”

(Falsafah Hidup: Sebagai orang tua, sudah seharusnya kita mendukung cita-cita anak kita, buat mereka menjadi semangat dan dukung mereka mencapai kesuksesan hidup mereka, bukan sebaliknya membuat mereka menjadi down.)

Tulisan ini juga saya Post di Kompasiana.com: http://filsafat.kompasiana.com/2011/07/13/falsafah-hidup-manusia/

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

我逼迫我自己了吗?

曾经以为2020年真的很遥远,而如今就已经就要到了。想象一下你自己曾经定的目标完成了吗?2000 年的时候,刚进入高中的我觉得3年的高中生活是很漫长的,对着人生抱着满怀的希望。而如今,高中生活已过,来不及进入大学生活的我已经进入社会16年了。 小时候的我不理解父母为什么明明是别人的错还是要让我去道歉,后来慢慢的明白,你面对所有的不理解都会抗拒甚至是夸张的反驳,你所有的不情愿都源于懒惰。 人生的成长需要有人逼你一把,被父母逼迫、被老师逼迫、被领带逼迫、被等着看你笑话的人逼迫,最后你会发现只有你自己逼迫你自己才是真正的自我突破。 开始试着听着你听不懂的话,开始试着看你看不懂的事。逼着自己做好像根本无法完成的工作。日积月累、行如流水,现状是没那么容易改变的。即便足够努力,也很难在短时间内看到效果。所以你有时候认为无法改变,也可能只是暂时的没看出效果而已,而不是不够努力。改变是需要漫长的努力的,而不是一时的急功近利。还是那句话,除却人类无法改变的事情,改变是需要漫长的努力的,你所有做的每一次努力,都在潜移默化的影响着你的人生轨迹。 时间很紧,任务很重。加油!

Kazuo Inamori (稻盛和夫)

Kazuo Inamori (lahir pada tanggal 21 Januari 1932) adalah seorang filantropi dan pengusaha yang berasal dari Jepang. Kazuo Inamori memulai memulai semua usahanya dari dari nol, dan berhasil membawa 3 perusahaan di bawah naungannya masuk ke dalam The Fortune Global 500, dan juga menjadi salah satu orang yang pernah menyelamatkan ekonomi Jepang dari kehancuran. Kazuo Inamori membangun perusahaan Kyocera Corporation pada tahun 1959 saat berumur 27 tahun. Kyocera Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional Jepang yang bergerak di bidang keramik dan manufaktur elektronik yang berpusat di Kyoto, Jepang.  Pada saat berumur 52 tahun, Kazuo Inamori membangun perusahaan telekomunikasi yang bernama KDDI Corporation. KDDI Corporation adalah salah satu provider selular terbesar di Jepang saat ini. Setelah semua kesuksesan yang dicapai dalam hidup, Kazuo Inamori memutuskan untuk meninggalkan duniawi dan menjadi seorang Biksu Zen selama 13 tahun untuk mencari jati diri dan tujuan hidupnya. Pad

Bagaimana Cara Menentukan Tujuan Hidup?

Untuk menentukan tujuan hidup, mulailah dengan menentukan tujuan/target kecil dalam kehidupan Anda. Lalu apa yang dimaksud dengan target kecil dalam kehidupan? Target kecil adalah apa yang ingin Anda capai dalam jangka waktu satu tahun kedepan. Target kecil ini sangat penting untuk membantu Anda mencapai target yang lebih besar dalam kehidupan Anda. Contoh target kecil adalah berapa banyak buku yang ingin Anda baca dalam satu tahun kedepan, ketrampilan/skill apa yang ingin Anda pelajari, ingin belajar bahasa baru, ingin berkunjung ke berapa kota/desa guna menambah pengalaman, berapa seminar yang ingin Anda ikuti, ingin tergabung atau berpartisipasi dalam kegiatan amal atau melakukan public service, dll. Semua contoh target kecil ini bisa Anda catat dan perlahan mewujudkannya satu persatu. Target-target kecil dalam satu tahun ini akan membantu Anda mewujudkan target besar yang ingin Anda capai dalam lima tahun ke depan di kehidupan Anda. Dengan berusaha mencapai target-target keci